Metalgear Music – Bruce Dickinson, vokalis Iron Maiden, lagi ngerjain album solo barunya, dan tempatnya pun kelas berat Studio 606 milik Dave Grohl di Northridge, California. Yup, studio sakral tempat banyak momen rock-metal gede lahir. Kabar awalnya? Ini bisa jadi salah satu rilisan solo paling keren yang pernah dia bikin di luar bendera Maiden.
Album yang masih belum dikasih judul ini bakal jadi lanjutan dari The Mandrake Project (2024) dan dirilis lewat BMG. Tapi jangan berharap terlalu cepat rilisnya diprediksi paling cepat 2027. Lama? Iya. Tapi melihat siapa aja yang terlibat dan cerita dari orang-orang yang udah dengar materinya, hype-nya jelas nggak kaleng-kaleng.
Bocoran ini pertama kali muncul dari Jeff Scott Soto (Trans-Siberian Orchestra, Yngwie Malmsteen, Talisman). Lewat unggahan media sosial, Soto pamer foto bareng Bruce di Studio 606 dan ceritanya, dia datang pas banget Bruce lagi ngerampungin take vokal terakhir.
“Seberapa hoki gue?” tulis Soto. Dia bilang awalnya cuma mau nyapa Mistheria, partner lamanya di Vivaldi Metal Project yang juga terlibat di proyek solo Bruce. Eh, malah nyemplung ke momen bersejarah: Bruce Dickinson lagi ngerekam vokal final buat album barunya.
Baca Juga: Uada Siapkan Album Akustik “Interwoven” Ada Lagu Cover Nirvana

Abis kelar nyanyi, Bruce sempat nongkrong santai terus nanya satu pertanyaan yang bikin Soto auto lemas “Mau dengerin beberapa lagu barunya nggak?” Jawabannya jelas iya lah.
Soto pun nggak nutup-nutupin kesannya. Menurut dia, Bruce masih nyanyi di level monster, dan bukan cuma vokalnya yang nendang, tapi juga lagu, performa, sampai aura keseluruhan album ini. Bahkan Soto terang-terangan bilang, proyek ini punya potensi jadi salah satu album solo terkuat Bruce Dickinson sepanjang kariernya di luar Iron Maiden. Bukan klaim kecil.
Dan karena ini Bruce Dickinson, kejutan nggak berhenti di musik. Soto juga dapet bonus langka: nyicipin prototipe bir Trooper terbaru. IPA, katanya. Dan lucunya, Soto ngaku biasanya nggak doyan IPA tapi yang satu ini justru enak banget. Belum rilis, tapi dia udah duluan minum. Flex halus.
Dari sisi personel, fondasi album ini masih nerusin chemistry The Mandrake Project. Roy “Z” Ramirez kembali jadi otak utama co-writer, produser, gitaris, sekaligus bassis. Rekaman banyak dilakukan di Doom Room, Los Angeles, ditemani Mistheria di keyboard dan Dave Moreno di drum duo yang juga muncul di album solo Bruce Tyranny Of Souls (2005).
Tapi kali ini, roster-nya makin liar.
Baca Juga: Stephen O’Malley Sunn O))) Rilis Album Solo, Musiknya Pakai Organ Pipa

Andreas Kisser (Sepultura) ikut nimbrung dan ngebocorin keterlibatannya lewat Instagram. Dia terlihat main perkusi bareng Bruce di Studio 606. Nggak cuma itu, Kisser juga nge-post foto Dave Grohl bareng engineer Brendan Duffey, ngasih sinyal kuat soal siapa aja yang ada di balik layar album ini.
“Suatu kehormatan bisa terlibat di album baru master metal (Bruce Dickinson),” tulis Kisser. Dia juga muji Studio 606 sebagai tempat yang “ajaib” dan menutup dengan satu kalimat sakral Heavy Metal rules!
Masih kurang? Derrick Green (vokalis Sepultura) juga terlihat ikutan sesi. Dia cuma upload selfie bareng Bruce dengan caption simpel tapi berat makna: “With the legend himself!”
Bruce sendiri sebelumnya udah kasih petunjuk soal arah album ini saat mampir ke podcast Talk Is Jericho milik Chris Jericho. Dia bilang, proses rekamannya bakal jadul, live, dan tanpa banyak basa-basi.
Baca Juga: “Kontinum” Jadi Alarm Burgerkill, Menolak Padam dan Memilih Terus Menyala
“Semua orang main bareng di lantai, dan niatnya buat menyimpan semua take,” kata Bruce. Nggak ada rencana rekam ulang demi kesempurnaan digital. Kalau nggak bau, ya dipakai. Kalau bau banget baru diulang. Simpel, jujur, dan keras kayak metal seharusnya.
Kalau semua potongan ini disatukan, satu hal jelas album solo baru Bruce Dickinson bukan proyek nostalgia. Ini adalah pernyataan. Berat, kolaboratif, dan dibuat dengan mindset lama yang makin jarang ditemui. Tinggal nunggu waktunya aja dan sepertinya, penantian itu bakal terbayar lunas.