Metalgear Music – SATCF (Snickers and The Chicken Fighter) lagi-lagi bikin langkah baru lewat single terbaru mereka, “Keep It Moving”. Lagu ini bukan cuma penanda fase anyar, tapi juga jadi penghubung antara karakter sound SATCF di era awal dengan pendekatan yang terasa lebih nyambung sama kondisi musik hari ini.
Di “Keep It Moving”, SATCF masih berdiri teguh di identitas mereka. Racikan melodic hardcore yang dinamis dipadu dengan alur rap yang agresif bikin lagunya tetap bertenaga, tapi nggak terdengar stagnan. Energi khas SATCF masih ada, cuma sekarang dibalut eksplorasi yang terasa lebih fresh dan relevan dengan zamannya.
Lebih Berani Kritis
Soal pesan, SATCF juga nggak kehilangan arah. Lirik “Keep It Moving” tetap bicara soal keresahan, perubahan, dan kritik terhadap ketidakadilan yang masih sering terjadi di sekitar. Baris seperti “Aiming for the top, Started from the bottom now we here” dan “Hands in the air, we screamin’ for change” jadi penegasan soal proses, perjuangan panjang, dan keberanian buat bersuara.

Vokalis SATCF, Adit, menyebut bahwa arah sound di lagu ini sebenarnya bukan hal baru buat mereka. Menurutnya, apa yang terdengar di “Keep It Moving” justru berangkat dari fondasi musikal yang sudah lama mereka bangun.
“Sound di ‘Keep It Moving’ sebenarnya adalah fondasi dari identitas kami. Kami sudah menjelajahi teritori seperti ini sejak album Self Titled dengan lagu-lagu seperti ‘Party Line’ dan ‘These Words I Can’t Believe’. Yang kami lakukan sekarang adalah menginterpretasikan kembali energi itu dengan palet musik yang lebih modern,” jelasnya dalam siaran pers.
Baca Juga: Vokalis Counterparts Marah! Buntut Kelakuan Broken Avenue, Band AI di Spotify
Siapkan Deretan Single
Bukan cuma berhenti di satu single, SATCF juga sudah menyiapkan banyak amunisi buat ke depannya. Mereka tengah mempersiapkan serangkaian rilisan baru yang bakal dilepas bertahap. Menariknya, untuk beberapa single awal, SATCF memilih pakai bahasa Inggris demi menjangkau energi yang lebih global, tanpa melepas identitas mereka sebagai band asal Indonesia.
“Benar, kami sedang dalam proses mempersiapkan serangkaian single baru. Untuk lima lagu pertama yang akan datang, kebetulan semuanya menggunakan bahasa Inggris, menangkap momen dan energi yang lebih global. Namun, kami berencana untuk merilis satu atau dua lagu dalam bahasa Indonesia setelahnya,” tambah Adit.
Dari sisi tema, SATCF tetap berusaha menjaga keseimbangan. Kritik sosial masih jadi napas utama, tapi cerita-cerita yang dekat dengan keseharian dan pengalaman personal juga tetap mendapat porsi besar.
Baca Juga: Stephen O’Malley Sunn O))) Rilis Album Solo, Musiknya Pakai Organ Pipa
“‘K.I.M’ memang membawa semangat protes sosial, dan akan ada lagu-lagu lain yang serupa. Tapi, keseharian dan hal-hal yang relatable dalam hidup juga akan tetap menjadi sumber inspirasi utama. Pendengar dapat mengharapkan kombinasi dari lagu-lagu upbeat yang kritis dan lagu-lagu yang lebih personal,” tutup Adit.