Combat Records, Label Legendaris Thrash Metal dan Punk Kini Bangkit dari Kubur

Combat Records

Metalgear Music – Salah satu label heavy metal paling legendaris sepanjang sejarah akhirnya bangun lagi dari kubur. Yup, Combat Records resmi mengaum kembali. Label ikonik asal Amerika Serikat yang dulu jadi rumah bagi Megadeth, Exodus, Helstar, Circle Jerks, Nuclear Assault, dan sederet pionir thrash serta punk era 1980-an ini siap relaunch penuh pada 2026.

Comeback ini bukan setengah-setengah. Combat Records kini berada di bawah komando Robert Dujmusic dan Alex Stojak, dua nama yang siap ngebawa label ini masuk ke era baru tanpa melupakan akar underground-nya.

Album Megadeth rilisan Combat Records.

Combat Records Sebagai Label Pelopor Thrash Metal

Buat yang belum ngeh betapa besarnya nama Combat, label ini adalah salah satu tulang punggung lahirnya thrash metal Amerika. Di era 80-an, Combat jadi mesin perang yang melahirkan rilisan-rilisan keras, mentah, dan berpengaruh. Setelah melewati beberapa kali pergantian kepemilikan, Combat akhirnya vakum di pertengahan 2000-an, dengan katalognya kemudian diserap Sony.

Namun warisannya nggak pernah benar-benar mati. Tahun 2016, David Ellefson (eks-bassis Megadeth) bareng Thom Hazaert dari EMP Label Group mengambil alih nama dan kekayaan intelektual Combat, memastikan sejarahnya tetap hidup meski belum sepenuhnya aktif.

Fast forward ke Januari 2026 Combat Records resmi masuk fase baru. Kali ini, markas mereka pindah ke Göttingen, Jerman, dan infrastrukturnya diperluas total. Nggak cuma label rilis, Combat versi baru bakal jalan sebagai full-service heavy music hub mulai dari distribusi, PR, dukungan festival, sampai tur.

Baca Juga: Winterfylleth Segera Rilis Album “The Unyielding Season” 27 Maret 2026

Album Death rilisan Combat Records.

Gelombang rilis pertama nanti bakal diisi kombinasi nama-nama mapan dan band baru yang sedang dikembangkan, sejalan dengan DNA Combat sejak dulu, ngangkat musik keras dari bawah tanah ke garis depan.

Timnya pun diisi figur yang nggak main-main. Nicole Wendeborn (eks Eternal Sound) masuk sebagai A&R Manager, sementara Christian “Opus” Lawrence (eks Cro-Mags) ditunjuk sebagai US Manager. Kredibilitas street dan pengalaman skena? Aman.

“Ini kehormatan seumur hidup bisa melanjutkan warisan penting dalam sejarah musik keras,” ujar Robert Dujmusic.
“Combat is back.”

Dukungan juga datang langsung dari David Ellefson, yang menegaskan bahwa Combat kini berada di tangan yang tepat.
“Senang melihat Combat Records jatuh ke orang-orang yang tepat dan terus berkembang dengan Christian dan Rob di pucuk pimpinan.”

Baca Juga: Uada Siapkan Album Akustik “Interwoven” Ada Lagu Cover Nirvana

Singkatnya Combat Records nggak cuma hidup lagi mereka siap perang lagi. Dan kalau sejarah jadi acuan, kebangkitan ini bisa berarti satu hal era baru musik berat siap dimulai, dengan Combat kembali di garis depan.

Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts